• Indonesia

  • CARE IPB dampingi pembentukan lembaga pengelola air berbasis masyarakat di sekitar tambang Adaro, Balangan, Kalsel

  • CARE IPB Menjadi Pionir Sosialisasi ISPO

  • Pemberdayaan Perempuan berbasis Jamur Tiram di Desa-Desa Sekitar Tambang Adaro, Kalsel

  • Lahirnya Forum CSR dari Tangan CARE IPB

  • CARE LPPM IPB jalin kerjasama dengan VICO Indonesia untuk Evaluasi Program Comdev VICO

Agenda

No events

Gabung Bersama Kami!

Banner
Banner
Home
CARE - IPB
CARE LPPM IPB kerjasama PT. Pupuk Indonesia selenggarakan Pelatihan PROPER Sesuai Permen LH 6/2014 PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 08 Juli 2014 09:23

Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) merupakan salah satu bentuk kebijakan pemerintah, untuk meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundangan-undangan. Tujuan penerapan instrumen PROPER adalah untuk mendorong peningkatan kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan melalui penyebaran informasi kinerja penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan.
Pusat Kajian Resolusi Konflik dan Pemberdayaan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (CARE LPPM IPB), melalui kemitraan dengan beberapa perusahaan selama kurun waktu beberapa tahun terakhir telah terlibat dalam program pelatihan dan pendampingan perusahaan dalam mencapai raihan program PROPER.

LAST_UPDATED2
Selanjutnya...
 
PERTAMINA EP ASSET 3 SUBANG GANDENG CARE LPPM IPB BERDAYAKAN PETERNAK DOMBA DI SUBANG DAN KARAWANG PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Rabu, 18 Juni 2014 10:30

Desa Cidahu dan Desa Pasirukem merupakan dua desa yang berada di ring 1 kegiatan operasional PT. Pertamina EP Asset 3 Subang.  Secara administratif Desa Cidahu  berada di Kecamatan Pagaden Barat, Subang, sedangkan Desa Pasirukem berada di Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang. Berdasarkan hasil kajian social mapping yang telah dilakukan oleh Pusat Kajian Resolusi Konflik dan Pemberdayaan (CARE) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB) di awal 2014 lalu,  serta berdasarkan hasil Diskusi Terfokus (Focus Group Discussion) dengan pemerintah desa setempat serta tokoh masyarakat, salah satu komoditas yang layak dikembangkan di dua desa tersebut adalah ternak domba. Pengembangan ternak domba di desa ini dinilai tepat karena didukung oleh potensi pasar, ketersediaan rumput/pakan, serta kesesuaian dengan budaya masyarakat setempat.  Atas dasar tersebut PT. Pertamina Asset 3 Subang Field pada tahun 2014 melaksanakan Program Pemberdayaan Ternak Domba Terpadu di Desa Cidahu. Kegiatan ini bertujuan:  (1) meningkatkan kapasitas masyarakat dalam usaha ternak domba, (2) membuka peluang berusaha dan memanfaatkan waktu luang, (3) meningkatkan pendapatan masyarakat.  (4) Turut berkontribusi dalam pembangunan sektor peternakan.  Pola usaha yang dikembangkan adalah pola perguliran ternak.  Sistem kandang yang dikembangkan adalah kandang terpadu, artinya para peternak secara bersama-sama mengusahakan ternak domba di kandang tersebut.  Melalui model kandang domba terpadu ini kedepan diharapkan di kedua lokasi ini akan menjadi pusat kegiatan belajar masyarakat serta sentra budidaya ternak domba. Perencanaan usaha kedepan diharapkan kelompok selain melaksanakan usaha budidaya ternak, juga melakukan usaha pengolahan hasil ternak, pengolahan kompos, serta pengolahan berbagai produk lainnya yang berbasis ternak domba.

LAST_UPDATED2
Selanjutnya...
 
Sarasehan Rektor/Pimpinan Perguruan Tinggi PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 23 April 2013 11:25

“Strategi Pengelolaan Potensi Konflik Mahasiswa menjadi Resolusi Alternatif dan Pemberdayaan yang Produktif”

IPB International Convention Center, Bogor, 26 April 2013

Konflik merupakan manifestasi dari energi budaya yang mengacu pada perubahan. Kekuatan energi konflik sebagai daya juang perubahan sangat bergantung pada bagaimana energi tersebut akan dipergunakan. Cara pengelolaan energi konflik akan menghasilkan solusi yang berbeda-beda sesuai keinginan si pengelola konflik tersebut. Mahasiswa sebagai salah satu pemilik energi konflik sebenarnya menunggu atau siap menerima pengelolaan energi untuk berbagai kepentiangan. Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan, mempunyai kemampuan mengelola energi konflik mahasiswa agar menghasilkan suatu perubahan yang produktif dan positif untuk bangsa dan negara. Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan juga diharapkan mampu memberikan dasar nasionalisme agar energi konflik yang dimiliki mahasiswa dapat dikelola menjadi energi perubahan budaya berbangsa demi kedaulatan NKRI.

Kasus-kasus kekerasan yang melibatkan mahasiswa akhir-akhir ini menunjukan bahwa “energi “ mahasiswa belum bisa dikelola secara produktif. Kasus-kasus tersebut yang menyangkut isu-isu besar berskala nasional hingga urusan privat, menunjukkan betapa kompleks kekerasan mahasiswa itu. Kompleksitas dimensi kekerasan itu tidak bisa serta-merta dipandang secara gebyah-uyah sehingga membutuhkan satu solusi yang tepat untuk segala bentuk kekerasan. Sederet penyebab kekerasan serta akar masalahnya sangat penting untuk diidentifikasi untuk menemukan solusi yang lebih mendasar.

LAST_UPDATED2
Selanjutnya...
 
« MulaiSebelumnya12345BerikutnyaAkhir »

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Cari

Mitra

Banner

Statistika Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini104
mod_vvisit_counterKemarin83
mod_vvisit_counterMinggu ini1034
mod_vvisit_counterMinggu lalu1309
mod_vvisit_counterBulan ini4751
mod_vvisit_counterBulan lalu5549
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung139359


feed-image Feed Entries


Copyright © 2011 CARE IPB. All Rights Reserved.