container rowdiv id=

Renstra

ISU-ISU STRATEGIS

Isu-isu strategis terkait dengan pengembangan program/kegiatan dalam mewujudkan visi dan mengemban misi CARE IPB antara lain:

  1. Sering terjadinya benturan kepentingan terhadap akses dan pemanfaatan sumberdaya alam serta lingkungan hidup untuk kepentingan pembangunan selama ini banyak menimbulkan konflik sosial yang pada saat ini telah menjadi isu besar baik di Indonesia maupun masyarakat dunia.
  2. Konflik dalam bidang pengelolaan sumberdaya alam (pertambangan, perkebunan, kehutanan, pertaniandalam arti luas) serta lingkungan hidup sebagaimana dimaksud pada butir 1 tersebut, banyak berkaitan dengan aspek pembangunan pertanian dan penyelesaiannya memerlukan pendekatan yang bersifat multidisiplin dalam ilmu-ilmu pertanian dalam arti luas.
  3. IPB mempunyai sumberdaya manusia (dosen atau peneliti) yang yang memadai dengan kompetensi dan pengalaman baik dalam penangangan atau resolusi konflik berupa mediasi, advokasi maupun pemberdayaan masyarakat terkait dengan bidang pertanian yang berdimensi sosial.
  4. Perancangan dan perencanaan regulasi dan kebijakan pembangunan seperti Rancang Bangun, Renstra, Kebijakan Investasi Pembangunan Daerah, dan sejenisnya yang berdimensi multicultural, multisumberdaya dan multikepentingan sering kurang atau tidak sensitif terhadap potensi konflik sosial, sehingga hal ini sering berpotensi terjadinya konflik yang berdampak pada perilaku kontra produktif di dalam implementasinya.
  5. Menguatnya kebutuhan atas kegiatan Tanggungjawab Sosial (CSR) khususnya di kalangan Perusahaan membutuhkan kelembagaan yang mumpuni untuk mendampingi baik pada penyusunan master plan CSR maupun dalam memandu implementasinya, berupa fasilitasi, pendampingan, maupun pemberdayaan masyarakat.
  6. Tuntutan pengembangan kemandirian masyarakat menjadi suatu keharusan untuk terjadinya pola-pola kolaboratif dan kemitraan sinergis secara berkelanjutan, IPB mempunyai potensi sumberdaya yang besar untuk mendampingi pihak-pihak terkait dalam mewujudkan kemandirian masyarakat tersebut.

ARAH PENGEMBANGAN CARE IPB

Sesuai dengan amanah yang diemban secara kelembagaan arah dan kebijakan yang menjadi acuan pada kegiatan tahun ini secara akademis mencakup upaya mencapai hasil-hasil kegiatan berikut:

  1. Model-model alternatif resolusi konflik mengenai perencanaan dan ekses pembangunan yang berpotensi konflik secara komprehensif.
  2. Masukan kepada pemerintah melalui evaluasi dan perancangan regulasi atau kebijakan baik di tingkat daerah maupun nasional.
  3. Model-model kegiatan pemberdayaan masyarakat yang mandiri.

STRATEGI PENGEMBANGAN CARE IPB

Sesuai denga visi, misi dan tujuan CARE IPB serta isu-isu strategis yang dihadapi oleh pihak-pihak yang berpotensi menjadi stakeholders CARE IPB, maka strategi yang dipilih oleh CARE IPB adalah:

  1. Mengembangkan kerjasama sinergis dalam aspek pengkajian dengan pihak terkait dalam rangka memetakan konflik social dan tipologi konflik untuk dapat mengembangkan alternative model rsolusi konflik yang efektif, berkeadilan dan berperadaban.
  2. Mengembangkan resolusi konflik sosial berupa mediasi, serta pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan hubungan sosial yang kondusif bagi upaya mewujudkan kesejahteraan melalui pengelolaan sumberdaya secara berkeadilan dan berkelanjutan.
  3. Mengembangkan kapasitas manajemen organisasi dan kelembagaan melalui proses pemberdayaan dan pelatihan bagi para pelaku utama dan pihak terkait dalam upaya pengelolaan potensi konflik dan implementasi tanggungjawab sosial yang tepat.
  4. Mengembangkan kualitas tenaga peneliti dan sumberdaya CARE IPB melalui pelatihan, pendidikan formal maupun nonformal.
  5. Menyusun roadmap program dan kegiatan lima tahunan yang jelas dalam rangka mewujudkan visi dan mengemban misi serta mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.