container rowdiv id=

Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) bagi Ibu Hamil di Pasirukem dan Sukatani, Karawang

CARE LPPM IPB bekerjasama dengan PT Pertamina EP Subang Field mengadakan kegiatan perbaikan gizi dan kesehatan kepada ibu hamil di wilayah UPTD Pkm Pasirukem dan UPTD Pkm Sukatani, Kabupaten Karawang. Kegiatan diikuti oleh 63 orang ibu hamil dari dua UPTD Pkm yang tersebar di Kecamatan Cilamaya Kulon dan Kecamatan Cilamaya Wetan. Kegiatan PMT-P bagi ibu hamil dilakukan sepanjang bulan Januari sampai dengan April 2016 dan melibatkan 14 orang kader UPTD Pkm Pasirukem, 6 orang kader UPTD Pkm Sukatani, Bidan UPTD Pkm Pasirukem dan UPTD Pkm Sukatani, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang.

 

Kegiatan yang dilakukan sepanjang pelaksanaan program kesehatan berupa pemberian PMT-P berupa produk susu dan biskuit, pemantauan kesehatan, evaluasi kesehatan, serta penyuluhan kesehatan dan gizi ibu hamil. Penyuluhan kesehatan disampaikan oleh bidan, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, serta tim pendamping memberikan penyadaran kepada ibu hamil mengenai kesehatan selama kehamilan dan sesudah proses kelahiran, pentingnya makanan untuk dikonsumsi oleh ibu dan balita, pola hidup sehat, dan penanganan kesakitan. “Melihat beberapa waktu kebelakang, ibu hamil disini banyak dilarang-larang, budaya masyarakatnya seperti itu banyak melarang. Jadi kami sendiri merasa perlu memberikan berbagai penyuluhan kepada ibu hamil”, Ucap Rina, selaku perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang.

 

Sepanjang pelaksanaan kegiatan telah terjadi penurunan status ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dari 65% menjadi hanya 7% ibu hamil tergolong KEK di UPTD Pkm Pasirukem dan dari 100% hingga tidak ada lagi ibu hamil tergolong KEK di UPTD Pkm Sukatani. Berbagai permasalahan memang masih dirasakan, seperti terjadi penurunan BB dan tidak adanya peningkatan BB pada ibu hamil dibandingkan dengan bulan lalu sebelum penimbangan. Rahma Nurina, selaku Community Development Officer (CDO) PT Pertamina EP Subang Field, menyampaikan bahwa ibu hamil merasa bosan untuk mengkonsumsi susu dan biskuit PMT-P secara terus menerus sehingga ada ibu hamil yang melanggar komitmen untuk tidak mengkonsumsi lebih dari sekali. “Bosan minum susu dan makan biskuit, juga budaya pantangan itu yang masih sulit kita rubah. Masih ada masyarakat dan bahkan dari keluarga yang melarang ibu hamil mengkonsumsi buah dan sayur, melarang juga konsumsi susu dan ikan. Padahal itu sangat baik untuk ibu hamil”, Ucap Rahma.

 

Pada akhir program, seluruh penerima manfaat mengungkapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan merasa kondisi tubuh lebih baik setelah mengikuti program kesehatan PMT-P. Ibu Oyok, selaku Bidan Koordinator UPTD Pkm Pasirukem menyampaikan terima kasih atas bantuan PMT-P berupa Biskuit MT Bumil dan Susu Proten yang diberikan kepada penerima manfaat khususnya dari UPTD Pkm Pasirukem karena telah sangat membantu perbaikan gizi dan kesehatan ibu hamil. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa Lila dan BB ibu hamil lebih baik dibandingkan sebelum mengikuti program PMT-P.

PEMERIKSAAN KESEHATAN BUMIL

Gambar 1. Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil

 

PMT 1

Gambar 2. Kegiatan PMT