container rowdiv id=

Pelatihan Penulisan Publikasi Ilmiah dalam rangka Peningkatan Kapasitas Pendamping dan Asisten Peneliti CARE LPPM IPB

Dalam rangka peningkatan kapasitas pendamping pemberdayaan masyarakat dan asisten peneliti, CARE LPPM IPB mengadakan kegiatan pelatihan penulisan publikasi ilmiah pada hari Jum’at tanggal 03 Januari 2017 di kantor CARE LPPM IPB, Bogor. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas asisten peneliti dan pendamping lapangan CARE LPPM IPB dalam publikasi ilmiah. Acara pelatihan tersebut dibuka oleh Dr. Ir. Dahri, MS selaku Sekretaris CARE LPPM IPB. Dalam sambutannya Dr. Ir. Dahri, MS menyampaikan bahwa publikasi ilmiah yang baik dimulai dengan metode penelitian yang baik sehingga para pendamping pemberdayaan dan asisten peneliti perlu mengetahui dan membiasakan menerapkan penggunaan metode ilmiah yang baik. “Penelitian dan pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah dilaksanakan oleh CARE LPPM IPB perlu dipublikasikan agar bisa diketahui oleh masyarakat secara luas dan dapat dimanfaatkan oleh pihak yang memerlukan, salah satunya dengan pembuatan jurnal” Ucap Dr. Ir. Dahri, MS.  Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 14 orang peserta yang terdiri dari staff dan asisten peneliti serta asisten lapangan CARE LPPM IPB.

Penyampaian materi oleh Dr. Ir. Yeti Lis Purnamadewi, MSc

Penyampaian materi oleh Dr. Ir. Yeti Lis Purnamadewi, MSc

Materi penulisan publikasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Ir. Yeti Lis Purnamadewi, MSc yang merupakan Tenaga Ahli CARE LPPM IPB sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB.  Dalam materinya,  Dr. Ir. Yeti Lis Purnamadewi, MSc menyampaikan bahwa terdapat empat fungsi dari jurnal ilmiah yaitu: (1) Registrassion, agar penelitian yang dilakukan tidak diulangi oleh peneliti lain; (2) Dissemination, agar hasil penelitian dapat diketahui oleh masyarakat atau pihak lain dan hasil penelitian dapat bermanfaat dan diterapkan; (3) Certification, publikasi ilmiah merupakan garansi dari penelitan yang dilakukan oleh peneliti. Jika artikel ilmiah yang dibuat dapat masuk ke dalam jurnal ilmiah yang terakreditasi dan terindeks oleh lembaga yang kredibel, maka hal tersebut menunjukan kualitas dari penelitian tersebut; (4) Archival record, artikel ilmiah berfungsi sebagai arsip penelitian.

Selain itu, Dr. Ir. Yeti Lis Purnamadewi, MSc juga menyampaikan juga tahapan-tahapan penelitian yang baik, mulai dari tahap identifikasi masalah hingga penyusunan laporan dan artikel ilmiah. Dr. Ir. Yeti Lis Purnamadewi, MSc juga menekankan bahwa peneliti harus bisa membedakan antara metode pengumpulan data, metode penentuan sampel dan metode analisis data. Acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif dengan peserta pelatihan mengenai kendala yang kerap ditemui terkait penulisan artikel ilmiah. Acara kemudian ditutup dengan evaluasi kegiatan pemberdayaan masyarakat yang selama ini sudah dilaksanakan oleh CARE LPPM IPB. (RNZ)