container rowdiv id=

Monev Program Pendampingan Masyarakat di Kabupaten Karawang dan Indramayu

Monev Program Pendampingan Masyarakat di Kabupaten Karawang dan Indramayu

Rapat Evaluasi Program Pendampingan Masyarakat di Kabupaten Karawang dan Indramayu

 

 

CARE LPPM IPB bekerja sama dengan PT Pertamina EP Asset Jatibarang Field dan PT Pertamina EP Asset Subang Field  melaksanakan program-program pemberdayaan masyarakat di wilayah ring 1 kegiatan operasional perusahaan di Kabupaten Karawang dan Indramayu sejak tahun 2014. Program-program yang dilaksanakan antara lain seperti pengembangan bank sampah, peningkatan budidaya ternak dan perikanan, perbaikan gizi masyarakat, dan lain-lain.

Dalam rangka mencapai tujuan program, CARE LPPM IPB mengadakan rapat evaluasi bersama para pendamping masyarakat yang bertugas di wilayah Karawang dan Indramayu pada hari Senin, 02 Mei 2016 di kantor CARE LPPM IPB, Baranangsiang, Bogor. Rapat ini turut dihadiri oleh Prof. Dr. Rizal Syarief, DESS sebagai Ketua Dewan Penasihat CARE LPPM IPB dan Prof. Dr. Ir. Sumardjo, MS sebagai Ketua Pusat CARE LPPM IPB.

Setiap pendamping masyarakat di wilayah mempresentasikan kemajuan dari tiap-tiap program yang dilaksanakan beserta kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program. Prof. Dr. Rizal Syarief menyampaikan saran-saran kepada pendamping masyarakat mengenai bagaimana mengembangkan kewirausahaan sosial di masyarakat. Ia mengatakan bahwa dalam pemberdayaan masyarakat, input teknologi yang diberikan sebisa mungkin harus memberi nilai tambah (utamanya ekonomi). Untuk dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sasaran, setiap grup binaan dapat dibantu untuk memperluas pasar untuk produk-produk yang dihasilkan dari program, salah satunya dengan membuat online shop (media sosial). Sedangkan Prof. Sumardjo menekankan kembali tentang apa saja yang menjadi tujuan dari pendampingan. Selain itu, disampaikan juga tentang pentingnya melakukan inovasi dan kemitraan. Besar harapan setelah rapat evaluasi ini, program-program pemberdayaan masyarakat di wilayah dapat berjalan lebih baik dan memberi manfaat yang lebih luas. (AS UM)